Bawaslu PAW 2 PPD, PPK Diminta Evaluasi PPS

0
667
Ketua Bawaslu BS, Azes Digusti SKom

KOTA MANNA – Pergantian antar waktu (PAW) dilakukan Bawaslu BS terhadap dua panitia pengawas desa/kelurahan (PPD) Bandar Agung Kecamatan Seginim dan PPD Ganjuh Kecamatan Pino. Mereka di-PAW setelah mengundurkan diri dengan alasan memiliki pekerjaan lain.

“Bukan diberhentikan melainkan mengundurkan diri karena ada kesibukan lain. Penggantinya, diambil yang dibawah saat proses seleksi beberapa waktu lalu, tapi tetap melalui proses wawancara oleh Panwascam,” ujar Ketua Bawaslu BS, Azes Digusti kepada Rasel.

Bukan hanya di Bawaslu BS, KPU BS juga akan melakukan PAW terhadap beberapa jajarannya, baik itu panitia pemilihan kecamatan (PPK) hingga panitia pemungutan suara (PPS). Pergantian ini setelah adanya PPS yang terpilih menjadi PPK “tambahan” pascaputusan Mahkamah Kontitusi (MK). Salah satunya untuk PPK Pasar Manna dan PPK Seginim.

“Sejauh ini, dari data sementara, baru dua PPS yang mengalami kekosongan setelah mereka terpilih menjadi PPK tambahan. Ada pula PAW terhadap PPK Kota Manna, karena salah satu anggotanya yakni Abdianto terpilih menjadi komisioner KPU, “ jelas Divisi Sosialisasi dan SDM KPU BS, Asprian Toni SE.

Proses pelantikan dan pengambilan sumpah, salah satunya terhadap pengganti Abdianto lanjut Asprian Toni belum dilakukan lantaran saat ini mereka telah mengintruksikan kepada PPK untuk mengevaluasi seluruh PPS yang berada di wilayah masing-masing. Bisa saja ada PPS yang sudah tidak aktif lagi atau bahkan sudah bergabung dengan partai politik.

“Dari hasil evaluasi akan ditelaah oleh Divisi Hukum dan barulah PAW dilakukan. Tapi sebelum dilantik, penggantinya akan ditanya dulu apakah sanggup atau tidak atau sudah bergabung dengan parpol. Yang pasti, semuanya ini harus sudah selesai sebelum 31 Januari,” tegas Asprian Toni. (and)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here