Banjir dan Longsor Mulai Hantui Semaku

0
181
Ruas jalan di Desa Pasar Seluma tergenang banjir. FOTO | FAUZAN/Rasel

SEMAKU – Sejumlah bencana yang dipicu cuaca ekstrem seperti banjir, angina kencang disertai hujan dengan intensitas lebat disertai petir, serta tanah longsor mulai mengancam sejumlah daerah di wilayah Seluma, Manna dan Kaur (Semaku).

Seperti di Bengkulu Selatan sendiri, hujan lebat disertai angina kencang melanda daerah ini. Hingga membuat sebuah pohon tumbang menimpa tiang listrik hingga patah. Peristiwa ini terjadi sekitar Pukul 19.12 WIB, di Desa Lubuk Ladung Kecamatan Kedurang Ilir.

Akibatnya, selain arus listrik sempat terputus. Batang pohon dan tiang listrik yang patah juga menimpa badan jalan, sehingga arus lalu lintas sempat terganggu. “Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Tapi arus lalu lintas sempat terganggu karena kabel listrik menutupi jalan,” kata Kapolres BS, AKBP Deddy Nata, SIK melalui Kapolsek Kedurang, Ipda Kusyadi, SH.

Namun pasca kejadian, pihak kepolisian bersama Babinsa dan petugas PLN langsung melakukan upaya penyeterilan dilokasi. Kabel yang tumbang ke badan jalan disingkirkan, sehingga kendaraan bisa melintas.

“Petugas PLN datang ke lokasi, aliran listrik kemudian dipadamkan. Lalu kabel yang ada di jalan disingkirkan, sehingga arus lalu lintas kembali normal,” ujar Kapolsek.

Selain di Desa Lubuk Ladung, tiang listrik patah juga terjadi di depan Kantor KPPN BS di Jalan Affan Bachin, kemarin (10/1). Kejadian itu sempat membuat aliran listrik di wilayah Kecamatan Kota Manna dan Pasar Manna padam. Namun setelah petugas PLN selesai melakukan perbaikan, aliran listrik kembali normal.

Selain tiang listrik patah dan pohon tumbang, hujan deras yang mengguyur BS juga menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Pada Kamis malam sekitar pukul 20.54 WIB satu unit mobil Toyota Fortuner terbalik di jalinbar wilayah Desa Batu Lambang Kecamatan Pasar Manna. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu, mobil pun berhasil dievakuasi warga dengan cara ditarik.

Kasat Lantas, AKP Iskandar, SH membenarkan adanya kecelakaan tungal tersebut. Penyebabnya karena jalan dilokasi itu licin saat disiram hujan. Sehingga laju kendaraan tidak bisa dikendalikan, lalu terbalik. “Saya mengimbau pengendara yang melintas di jalan itu agar hati-hati. Soalnya jalan licin, sudah beberapa kali kecelakaan dilokasi itu,” imbau Kasat Lantas. (yoh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here