Audit Maternal Perinatal Upaya Tekan AKI dan AKB

0
14
PERTEMUAN: Kabid Kesmas, Usman Sahari, M.Kes, dan Kepala Dinkes BS, Siswanto, M.Si, melakukan pertemuan terkait AMP di BS

KOTA MANNA – Untuk menekan kasus Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB), Dinkes BS mengadakan kegiatan Audit Maternal Perinatal (AMP). AMP merupakan kegiatan yang bertujuan menulusuri kembali sebab kematian maupun kesakitan ibu dan memperbaiki pelayanan untuk mencegah kesakitan dan kematian saat melahirkan. AMP menyasar para dokter spesialis anak, dokter spesialis kandungan, tim pengkaji Dinkes dan Puskesmas yang ada data kematian ibu dan bayi.

Kepala Dinkes BS, Siswanto, M.Si, didampingi Kabid Kesmas, Usman Sahari, M.Kes, mengatakan perlunya kerja sama dan koordinasi antara pihak pemerintah dan masyarakat agar kematian maternal perinatal ini bisa dihindari. “Ibu hamil dan keluarga harus benar-benar mengetahui hal-hal tentang persalinan baik itu saat hamil, bersalin dan saat nifas agar hal yang tidak diinginkan itu bisa dihindari,” ujar Siswanto.

Ditambahkan Usman, pemeriksaan teratur serta pengetahuan tentang kehamilan sangat penting. “Pemeriksaan teratur itu untuk mengetahui perkembangan kehamilan, serta untuk mendapatkan masukan-masukan dari bidan tentang kehamilan, itu juga penting,” tegas Usman.

Lebih penting, tambahnya, buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) harus betul-betul dibaca karena di dalam buku tersebut, dijelaskan semua hal-hal yang berhubungan dengan kehamilan.

“Adapun tujuan kegiatan untuk meningkatkan kemampuan petugas kesehatan dalam melakukan identifikasi kasus kematian dan pelaporan data kematian. Serta meningkatkan koordinasi dalam pemberitahuan kematian yang berasal dari masyarakat atau fasilitas pelayanan kesehatan kepada tim manajemen AMP,” pungkasnya. (one)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here