Anggaran Covid Dilirik Tipikor

0
489
Kapolres Seluma AKBP Swittanto Prasetyo

TAIS – Anggaran penanganan covid-19 tahun 2020 lalu dengan total anggaran sebesar Rp 11,1 miliar yang dianggarkan melalui refocussing anggaran dilirik penyidik Unit Tipikor Polres Seluma.

Bahkan, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sendiri sudah dipanggil oleh Penyidik Unit Tipikor Polres Seluma. Mereka dimintai keterangan terkait penggunaan dana tersebut. Penyidik juga mulai memintai laporan pertanggung jawaban (SPJ).

Kapolres Seluma, AKBP Swittanto Prasetyo SIK membenarkan jika penyidik Tipikor sudah turun melakukan pendalaman akan adanya laporan dari masyarakat. Menurutnya, setiap laporan masyarakat yang masuk wajib dan harus ditindak lanjuti. “Ada masyarakat yang melaporkan akan adanya dugaan penyimpangan penggunaan anggaran. Sehingga kami tindak lanjuti untuk pendalaman atas laporan,”ujarnya.

Ditambahkan, jika apa yang dilakukan ini baru sebatas meminta klarifikasi terlebih dahulu. Kedepan jelas akan dilakukan klarifikasi kepada masing masing pengguna anggaran Covid 19 ini. “Kami masih puldata dan pulbaket, kami lakukan penyelidikan terlebih dahulu,” uajrnya.

Kapolres Seluma masih enggan menjelaskan dan merincikan dugaan penyimpangan penggunaan anggaran Covid- 19 ini. Namun, Kapolres meminta dukungan agar laporan masyatakat akan adanya penyimpangan ini bisa terjawab ada atau tidaknya. “Tim akan bekerja lebih lanjut kami harap tidak menemukan kendala dalam penyelidikan ini,” tegasnya.

Diketahui, jika anggaran Covid-19 di Kabupaten Seluma sebesar Rp 11,1 M dengan rincian peruntukkan dan realisasinya. Pada Dinas Sosial Rp 4 miliar sudah terealisasi Rp3,4 miliar. Kemudian, Dinas Kesehatan Rp2,2 miliar sudah terealisasi Rp2,2 miliar. BPBD Rp1,3 miliar terealisasi Rp958 juta. Dinas Perkim Rp583 juta sudah terealisasi Rp179 juta. Dinas Kominfo Rp100 juta terealisasi Rp62 juta. Dan RSUD Tais Rp2,8 miliar teralisasi Rp2,2 miliar. Dari total anggaran Rp 11,1 miliar sudah terealisasi Rp 9,2 miliar sehingga hanya tersisa Rp1,9 miliar.(rwf)