12.640 Pelanggan PLN di BS Menunggak

0
22

KOTA MANNA – PT PLN Persero Rayon Manna mencatat ada sebanyak 12.640 pelanggan yang menunggak bayar listrik. Rinciannya, sebanyak 10.400 menunggak 1 bulan, 1725 pelanggan yang menunggak selama 2 bulan, 324 pelanggan menunggak 3 bulan dan 191 yang menunggak di atas 4 bulan.

“Kebanyakan yang nunggak adalah masyarakat umum. Baik yang bekerja sebagai buruh tani, petani nelayan dan pedagang,” ujar Kevin Prayoga, ST selaku Supervisor Pelayanan Pelanggan PLN Manna.

Ditambahkannya, dengan jumlah total tunggakan sebanyak itu membuat pihak PLN mengalami kerugian yang cukup besar yakni mencapai Rp 2,1 miliar. “Kerugian ini juga berdampak pada masyarakat sendiri. Terutama untuk pembaharuan instalansi yang sudah berumur atau rusak. Karena untuk biaya operasional pemeliharaan dan perbaikan, biayanya dari uang tersebut,” kata Kevin.

Pihaknya masih memberikan toleransi kepada masyarakat yang menunggak pembayaran listrik. Dengan cara melakukan pendampingan dan sosialisasi maupun tagihan secara langusng ke rumah pelanggan. “Kami masih mempertimbangkan untuk memutus secara langsung. Saat ini baru 50 pelanggan yang kami putus aliran listriknya. Itupun yang nunggak di atas 4 bulan,” ungkapnya.

Masyarakat diminta patuh dan segera melunasi tunggakan tersebut. Dalam surat edarannya, ia mengatakan, bahwa pelanggan yang menunggak di atas 1 bulan akan dilakukan pemutusan sementara oleh petugas. Sedangkan untuk yang menunggak di atas 3 bulan akan dilakukan pembongkaran kwh meter. “Kalau sudah diputus kan jadi repot. Memang bisa memasang ulang, tapi kwh-nya sudah pakai yang otomastis atau sistem pulsa,” bebernya.

Untuk di BS sendiri, total pelanggan yang sudah menggunakan listrik dengan kwh sistem pulsa yaitu sebanyak 60 persen dari total sebanyak 53.439 pelanggan. (cw2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here